tugas 5   Leave a comment

Kata korupsi sudah lumrah terdengar di manapun, semua orang sering mendengarnya, di televisi, surat kabar, Koran, dan lain-lain. Karena semakin merajalela korupsi di indonesia yang tak pernah terpecahkan dengan tuntas, masyarakat sudah tidak heran lagi dengan kasus yang lain, Bukan karena tidak peduli, tetapi sudah bosan dan lelah melihatnya. Korupsi terjadi karena kurangnya kedisiplinan, kejujuran, tanggung jawab, serta yang paling penting adalah hukum di negara ini masih cukup lemah sehingga membuat para pemimpin negara bisa sewenang-wenang melakukannya.

Sudah 66 kali indonesia merdeka, sudah 66 kali bertahan dengan keadaan yang masih cukup memprihatinkan. Seharusnya dalam umur 66 tahun ini indonesia bisa menjadi negara yang maju, makmur, dan juga bisa seperti negara tetangga yang sudah berkembang pesat. Apakah kita harus merasakan penderitaan ini !, sementara para korupsi asyik menikmati uang negara. Bagaimana bisa anak-anak penerus bangsa mengalami kekurangan pendidikan, kekurangan makanan, padahal kita mempunyai sumber daya alam yang kaya. Hidup penuh kekurangan, kelaparan, serta kejamnya hidup harus dirasakan.

Mencari solusi memang tak kunjung usai, bukan semakin baik tetapi semakin buruk. Apa yang terjadi dengan hokum kita ????, tidakkah kalian pikir hukum di negara kita telah dibodohi, dibohongi !!, dengan hukum yang sekarang diterapkan merupakan hukuman yang tidaklah cukup untuk seorang korupsi yang telah menghancurkan cita-cita anak bangsa, menahncurkan impian mereka, membuat kemiskinan semakin parah, sehingga sudah tidak adanya rasa rasionalisme yang ada pada diri mereka. Seharusnya hukuman yang di dapat haruslah seimbang dengan perbuatan yang mereka lakukan, harusnya perketat lagi sistem hukuman di negara, ciptakan rasa kebersamaan yang memang ada di garuda, apakah garuda hanyalah sebuah lambang negara untuk menutupi kebusukan para korupsi di negara ini. Hukum yang setimpal merupakan hukuman dari tuhan yang maha esa yang bisa mereka rasakan nanti di akhirat, meskipun di dunia mereka tidak rasakan hukuman yang setimpal.

Posted January 8, 2012 by gjb3111faisah

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: